Kau dan Aku di Obelix Sea View
Aku ingin berlari pergi Di antara batu-batu kapur yang panas Biar goresan perih ilalang membekas saja Mungkin pilu ini hilang tertutup sakitnya Mata sembab tertunduk kaki lesu melemah di lutut Aku tak sanggup Gumamku pada angin yang mendera Aku lihat matahari tanpa cahaya Aku lihat bumi tanpa gagahnya Aku melihatmu Aku merasaimu Aku hilang dalam […]
KLIK KURBAN, TAPI LUPA IBRAH
Takbir menggema lewat layar kaca, status sosial penuh ucapan bahagia. Idul Adha datang tanpa suara petasan. hanya notifikasi di ponsel harian. medsos penuh doa dan pujian. tapi hati kadang luput dari renungan. Kisah Ibrahim tetap abadi. meski kini di baca di layar mini. Idul Adha bukan hanya ritual yang megah. tapi tentang jiwa yang pasrah. […]
Langkah Sunyi Menuju Cahaya
Di ujung sunyi kutemukan cahaya, bukan dari lampu, tapi dari mata. Ada gerbang yang tak terlihat mata, terbuka bagi yang haus makna. Tak semua melihat gerbang yang sama, karena nafsu sering menutup mata. Kubuka lembar demi lembar makna, menjelajahi jejak para ulama. Mereka menulis dengan nur di dada, bukan demi nama, tapi karena cinta. Bukan […]
Pendidikan Karakter
Tak terlihat namun bisa dirasakan Dia agak naif namun sulit diremehkan Buku yang kubaca rasa maknanya menjadi Seluas samudra Dia karakter… Seperti perubah Perubah pendidikan menjadi lebih hidup dan bermakna Dia pendidikan yang membentuk… Membentuk karakter menjadi lebih berwarna dan berbeda Pendidikan itu jiwa Karakter itu raga Mereka tidak bisa dipisahkan Memisah mereka berarti menghancurkan […]
“Untuk Kartini: Dalam Diam Kami Menangis”
Oleh: Anjani Ainur Rosyada (XI-2) Ibu. Kau tak berteriak tapi suara hatimu mengguncang zaman. Kau tak mengangkat pedang. Namun luka-lukamu menjadi tangga bagi kami yang ingin terbang. Dulu dunia mengikat tanganmu tapi kau menulis dengan jiwa— dan dari jemarimu lahir keberanian kami semua. Kini kami berdiri. dengan air mata yang kau tebus dulu, dan dalam […]