Di layar yang tak pernah tertidur,
Jariku bergerak tanpa arah
Pesan dari teman, dan berita tentang kabar dunia berputar tapi hati mulai lelah
Senyum di foto tampak nyata
Namun jiwa dan hati kadang berpura-pura
Berinteraksi tanpa bersuara
Memang sunyi namun tetap terasa
Mari jeda sejenak dari layar
Hirup nafas, dengar hati berbicara
Bukan dunia maya yang menentukan
Namun hati damai yang kita pelihara
Dalam kesunyian kita temukan makna
Bahwa sehat bukan sekadar raga
Namun pikiran dan hati yang tenang
Suara dunia terproyeksi melalui media
Menyajikan cerita baru tentang kehidupan yang tak ada ujungnya
Kadang tenang, riuh, pilu, penuh gejolak emosi
Tentang kisah hidup yang bukan milik kita
Maka jagalah raga dan pikiran agar tetap sehat, tenang, dan tentram
Agar tak goyah menghadapi kenyataan pahit dan manis yang akan berdatangan

penulis:
Galih Setyo Wibowo (XI-2)
Tinggalkan Balasan